Butuh Modah Usaha? Jangan Langsung Putus Asa!

Tidak dapat dipungkiri bahwa modal merupakan kendala utama yang sering kali dialami oleh orang-orang yang ingin mulai membangun bisnis. Memang tanpa modal, memiliki bisnis hanyalah sebatas mimpi yang belum bisa terwujud. Maka dari itu, tak jarang banyak para pelaku usaha pemula yang bekerja keras mengerahkan seluruh strateginya demi mendapatkan jumlah modal yang diinginkan.

Sebenarnya, mencari modal tidaklah sulit. Cukup banyak pula sumber modal yang bisa dijadikan sebagai solusi, seperti meminjam kepada teman atau sanak saudara terlebih dahulu, menjual properti, mencari pekerjaan paruh waktu, hingga melakukan peminjaman, baik itu ke bank ataupun ke lembaga pinjaman online (pinjol).

Masih-masih dari solusi yang telah disebutkan sebelumnya tadi pasti memiliki kekurangan dan kelebihan serta risikonya masing-masing. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi digital yang semakin meningkat dari waktu ke waktu, sudah mulai banyak orang yang memutuskan untuk mengajukan pinjaman modal usaha melalui lembaga pinjol.

Hanya saja, lembaga pinjol yang dilakukan sepenuhnya melalui online membuat masih banyak orang yang merasa ragu. Tidak dapat bertemu langsung dengan sang pemberi pinjaman membuat sebagian orang merasa bahwa mengajukan pinjaman di lembaga pinjol tidak dapat dipercaya dan takut terkena penipuan berkedok pinjol.

Padahal, saat ini melihat lembaga pinjol legal dan ilegal sangatlah mudah. Anda tidak perlu ragu untuk salah memilih lembaga pinjol karena antara lembaga pinjol legal dan ilegal memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Ciri-Ciri Lembaga Pinjol Ilegal

1. Tidak Memiliki Situs Resmi

Salah satu cara yang paling mudah ialah melihat apakah lembaga yang menawarkan pinjaman tersebut memiliki situs resmi atau tidak. Situs resmi tersebut ialah berupa situs berbayar dan bukan berupa blogspot.com atau wordpress.com yang bersifat gratisan. Dari situs resmi, anda sudah dapat mengetahui apakah produk yang ditawarkan benar adanya atau tidak.

Jika anda melihat informasi mengenai pinjaman tersebut melalui blogspot atau wordpress, ada baiknya bila jangan langsung memutuskan dan carilah lembaga pinjol lainnya yang terlihat lebih terpercaya dan aman.

2. Tidak Terdaftar di OJK

Bagi setiap lembaga pinjol yang menawarkan pinjaman, terdaftar di OJK merupakan salah satu hal yang penting. Hal tersebut dikarenakan, OJK akan mengawasi seluruh aktivitas yang dilakukan oleh lembaga pinjaman online yang terdaftar, sehingga kemungkinan untuk terjadinya penipuan berkedok pinjol pun menjadi kecil, bahkan tidak ada sama sekali.

3. Bersifat Memaksa

Jika sudah tidak memiliki situs resmi, tidak terdaftar di OJK, dan bahkan hingga menelefon mu secara langsung dengan bersifat memaksa, haruslah segera diwaspadai. Biasanya ketika ada seseorang yang tengah membutuhkan dana dan ingin meminjam di lembaga pinjol, maka ia akan mengunjungi situs pinjol terkait dan mencari tahu informasi yang dibutuhkan di dalamnya. Dan ketika orang tersebut membutuhkan informasi tambahan, maka ia akan menghubungi secara langsung kontak yang tertera di dalam situs.

Nah, kasus ini berbeda dengan lembaga pinjol ilegal yang biasanya mendekati korban melalui SMS, telefon, atau media sosial. Selain itu, biasanya mereka juga menawarkan produk cenderung dengan sifat memaksa, namun ketika diminta untuk memberikan informasi lengkap mengenai lembaga pinjol tersebut, justru mereka enggan memberikan informasi. Jika hal ini terjadi pada anda, maka patut dicurigai.

Banyak orang yang memiliki untuk melakukan pinjaman melalui lembaga pinjol dikarenakan prosedur yang mudah dan persyaratan yang tidak muluk. Walau begitu, tidak semua lembaga pinjol termasuk lembaga yang aman dan terpercaya, sehingga diperlukannya kehati-hatian dalam memilih lembaga pinjol yang tepat.

Jika anda bingung untuk memilih lembaga pinjol yang aman dan terpercaya, jangan ragu untuk mengunjungi CekAja.com. Selain menyediakan pinjaman dana dalam bentuk apapun, CekAja.com juga menyediakan fasilitas dalam melakukan perbandingan mengenai jenis pinjaman yang paling tepat, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda, salah satunya seperti dana untuk modal usaha.

Butuh modal usaha, ya di CekAja.com saja! Untuk informasi selanjutnya, silahkan kunjungi https://www.cekaja.com/usaha-kecil-menengah/ dan wujudkan mimpi anda untuk memiliki bisnis sendiri.

Bingung Mencari Pinjaman Dana Tanpa Agunan di Bank? Begini Solusinya!

Mengajukan pinjaman dana tanpa agunan saat ini semakin mudah dilakukan. Hampir sebagian besar orang telah mencoba mengajukan pinjaman ini dan berhasil. Meskipun ada juga di antara dari mereka yang mengajukan pinjaman tanpa mengikuti persyaratan yang ditentukan oleh pihak bank. Akibatnya, mereka tidak mendapat pinjaman seperti yang diinginkan.

Persyaratan umum yang diminta untuk mengajukan kredit tanpa agunan ini adalah, harus merupakan warga negara Indonesia, atau mereka yang berdomisili di Indonesia. Ada juga usia minimum dan maksimum yang ditetapkan oleh pihak bank. Kemudian, penghasilan dan jenis pekerjaan juga menentukan apakah Anda masuk dalam persyaratan mendapatkan pinjaman dari program KTA ini.

Meskipun terlihat mudah, namun ternyata banyak juga yang bermasalah saat membicarakan tentang kelengkapan dokumennya. Banyak orang kesulitan untuk memenuhinya karena banyak hal. Karena, meskipun Anda sudah memberikan KK, KTP, FC rekening tabungan di bank, tetap saja dokumen ini belum cukup untuk meyakinkan pihak bank pemberi pinjaman.

Karena, pihak bank ingin mengecek seperti apakah kredibilitas dari calon nasabahnya. Semuanya itu dilihat secara mendetail dari catatan riwayat perbankannya. Maka dari itulah, bila Anda ingin mengajukan pinjaman dan patuh terhadap semua persyaratannya, sebaiknya pastikan Anda memiliki dokumen yang lengkap. Barulah Anda bisa mengajukan pinjaman.

Rekomendasi Daftar Pinjaman Dana tanpa Jaminan di Bank

1. Kredit Express Panin 

Bersama bank Panin, Anda bisa mendapatkan pinjaman yang fleksibel, dari 3 juta rupiah hingga 500 juta rupiah. Tenornya bisa disesuaikan dengan kemampuan Anda. Suku bunganya cukup ringan. Yaitu, 0,68% saja dan biaya lainnya sangat terjangkau. Program ini cocok sekali untuk Anda yang membutuhkan biaya pendidikan, pernikahan, perawatan kesehatan, renovasi, dan liburan.

2. KTA Standard Chartered Bank

Bank yang satu ini memiliki kelebihan berupa periode pembayaran yang lama, dari 1 hingga 5 tahun. Cicilan bulanannya juga tidak berubah-ubah. Sehingga, Anda lebih mudah mengatur keuangan Anda. Persyaratan utamanya adalah harus berusia 21 tahun hingga 60 tahun, WNI tinggal di Indonesia, dan pendapatan minimumnya harus 120 juta per tahun.

3. KTA DBS Dana Bantuan Sahabat

Sama seperti namanya. Pinjaman ini cocok sekali untuk Anda yang membutuhkan bantuan pinjaman jangka pendek. Misalnya saja, seperti biaya pengobatan, modal usaha, pendidikan, pembelian kebutuhan rumah tangga, dll. Persyaratannya sama seperti sebelumnya. Biaya iuran di tahun pertama hanya 1,75% saja dari pinjaman yang disetujui.

4. KTA Tyme Digital

Ini adalah program dari bank Commonwealth. Pinjaman ini memiliki kelebihan berupa gratis biaya administrasi dan biaya provisi. Dalam waktu 2 hingga 3 hari sejak dokumen diterima bank, permohonan pinjaman akan diproses langsung. Siapapun bisa mengajukan pinjaman asalkan minimal penghasilan bersihnya sebesar 60 juta rupiah per tahun dan harus merupakan karyawan tetap.

Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Mengajukan Pinjaman

1. Salah satu dokumen tanpa agunan yang harus disiapkan jika ingin mengajukan pinjaman adalah kartu kredit. Pihak bank biasanya cepat menyetujui pinjaman bila calon nasabahnya mempunyai kartu kredit yang masa pemakaiannya sudah mencapai 1 tahun. Karena dari sinilah bank lebih mudah mengecek kemampuan bayar pinjaman lewat riwayat kredit sebelumnya.

2. NPWP juga menjadi salah satu persyaratan untuk mengajukan KTA. Karena  ternyata ada banyak masyarakat, berstatus karyawan, profesional, dan pengusaha yang belum melengkapi data keuangannya untuk membuat NPWP. Ini berlaku sama untuk mereka yang ingin mengajukan KTA. NPWP penting untuk membuat bank tahu apakah Anda memiliki catatan baik terhadap nilai uang yang dibayar setiap tahun.

3. Catatan kredit yang lain juga merupakan salah satu dokumen pendukung agar permohonan KTA Anda disetujui. Tak jarang pula ada juga bank yang meminta calon nasabahnya melampirkan catatan kreditnya. Salah satunya bukti kredit motor, atau KPR yang pernah dilakukan sebelumnya. Ketentuan ini biasanya diminta bila nasabah tidak punya catatan kartu kredit dalam transaksi keuangannya.

Selanjutnya, jika Anda mencari pinjaman tunai secara online, langsung saja cek langsung ke situs https://www.cekaja.com/kredit. Selain tanpa jaminan, prosesnya juga lebih praktis dan cepat. Suku bunganya terbilang rendah, dengan angsuran ringan. Anda tak perlu bingung dengan keamanannya. Karena saat ini CekAja.com telah bekerja sama dengan banyak lembaga keuangan pemberi pinjaman dana tunai yang terdaftar OJK.